Friday, 29 September 2017

PERANG DUNIA II 1939-1945

A.   Latar Belakang
Berkembangnya fasisme dan militerisme merupakan salah satu sebab meletusnya Perang Dunia II. Bagi negara-negara yang menganut paham ini, kepentingan nasional lebi utama dari pada perdamaian. Penyebab lain Perang Dunia II adalah kegagalan LBB dalam mencegah terjadinya perang dan tindakan agresi. Kegagalan itu tampak, antara lain pada waktu Jepang menduduki Manchuria. Protes LBB tidak dihiraukan oleh Jepang. Bahkan, Jepang keluar dari LBB, sama halnya dengan Italia yang menduduki Ethiopia.
                                            Eropa menjelang Perang Dunia II

Di samping sebab-sebab tersebut, terjadinya Perang Dunia II disebabkan pula oleh perlombaan senjata dan usaha tiap-tiap negar untuk memperkuat pertahanannya. Jerman memperkuat angkatan perangnya walaupun tindakan itu melanggar Perjanjian Versailles. Akibatnya, Inggris dan Prancis memeprkuat pula pertahanan mereka.
Untuk menghadapi serangan negara lain, negara yang terancam oeh serangan itu mencari sekutu. Dengan demikian, muncul lagi kelompok negara-negara yang saling bermusuhan. Pada waktu Perang Dunia II, terdapat dua kelompok, yakni Blok Poros (AS) dan Blok Sekutu. Negara-negara Blok Poros ialah Jerman, Italia dan Jepang. Negara-negara Blok Sekutu yang utama ialah Inggris, Prancis, Rusia dan AS.
B.    Jalannya Perang
Perang dunia II dimulai dengan serangan kilat (Blitzkrieg) Jerman terhadap Polandia pada tanggal 1 September 1939. Angkatan perang Polandia tidak berdaya menghadapi serangan itu. Dua hari sesudah Jerman menyerang Polandia, Inggris dan Prancis menyatakan perang terhadap Jerman.
Serangan Jerman dilanjutkan ke Norwegia dan Denmark, kemudian ke Belgia dan Negeri Belanda. Pada bulan Mei 1940, negeri Belanda mereka duduki. Pemerintah belanda mengungsi ke Inggris. Pemerintah Inggris dan Prancis mengirim pasukannya untuk membantu Belgia, tetapi tidak berhasil menahan pasukan Jerman. Bahkan, pasukan itu terpaksa diungsikan ke Inggris agar tidak dihancurkan oleh Jerman.
Musuh utama jerman di Eropa barat ialah Prancis dan Inggris. Pada bulan Juni 1940 pemerintah Prancis menyerah. Jerman mendirikan pemerintahan boneka yang disebut Prancis Vichy. Sebagian pasukan prancis di bawah pimpinan jenderal Charles de Gaulle menyingkir ke Inggris dan mendirikan pemerintahan Prancis Merdeka.

Patroli pasukan Jerman dekat Arc de Triomphe, Paris Juni 1940


Untuk menduduki Inggris, Jerman melancarkan serangan udara terlebih dahulu. Selama tiga bulan kota-kota di Inggris, termasuk London, dihujani bom. Namun, serangan itu digagalkan oleh angkatan udara Inggris. Oleh karena itu, Jerman membatalkan rencananya untuk mendaratkan pasukan. Setelah memperoleh kemenangan di Eropa Narat, pada bulan Juni 1940, Jerman menyerang Rusia. Sebagian daerah Ukraina mereka duduki. Kota Leningrad terkepung dan Moskow terancam. Akan tetapi, kemajuan pasukan Jerman terhalang karena datangnya musim hujan. Jalan-jalan yang akan dilewati penuh lumpur. Tentara jerman tidak dilengkapi dengan pakaian musim dingin sehingga banyak yang meninggal.
Pada akhir tahun 1941 pasukan Rusia melancarkan serangan balasan. Akhirnya, pasukan Jerman mengundurkan diri. Sebaliknya, pasukan Rusia mulai melancarkan serangan ke Jerman. Di Afrika Utara, pasukan Italia bertempur melawan pasukan Inggris. Mereka maju sampai ke perbatasan antara Mesir dan Lybia serta berusaha menduduki Terusan Suez. Namun, pada akhir tahun 1940 mereka terpukul mundur.
Untuk membbantu pasukan Italia. Hitler mengirimkan pasukan lapis baja di bawah pimpinan Jenderal Rommel. Pasukan ini dilengkapi dengan peralatan khusus untuk perang di padang pasir.
Pertempuran hebat berkobbar di sekitar Tobruk, kemudian di El-Alamien pada bulan Oktober 1942. Pasukan Inggris di bawah pimpinan jenderal Alexander dan jenderal Montgomery memperoleh kemenangan yang menentukan. Pada bulan Mei 1943, pasukan Jerman dan Italia menyerah.
Di Asia da Pasifik, Perang Dunia II dimulai dengan serangan Jepang terhadap pangkalan laut Amerika Serikat di Pearl Harbour, Hawaii pada tanggal 7 Desember 1941. Perang itu disebut juga Perang Pasifik.
Instalasi Angkatan Udara AS di Pearl Harbour, Hawai terbakar akibat pemboman jepang
Sesudah menyerang hawaii, Jepang melanjutkan serangan ke Hongkong, Malaya, Singapura dan Filipia. Filipina dipertahankan oleh pasukan AS dibawah pimpinan Jenderal Douglas MacArthur. Pertempuran hebat berkobar di Semenanjung Bataan dan Corregidor. Pada saat pertempuran masih berkecamuk, Presiden Roosevelt memerintahkan MacArthur meninggalkan Filipina menuju Australia. Sebelum berangkat, ia mengucapkan kata-kata, I shall return (saya pasti kembali) yang kemudian memang ditepatinya.

Arthur kembali ke Filipina dengan Presiden Filipina Sergio Osmena disebelh kanannya, Menteri urusan Luar Negeri Filipina Carlos P. Romulo di belakangnya dan Sutherland di sebelah kanannya
Singapura merupakan pangkalan Angkatan laut Inggris terkuat di Asia. Perairan Singapura dikawal oleh dua kapal perang yang sangat dibanggakan, yakni Pince of Wales dan Repulse. Kedua kapal itu ditenggelamkan oleh Jepang melalui serangan udara. Dalam waktu singkat Jepang berhasil menduduki sebagian besar wilayah Asia. Beberapa pulau di pasifik mereka duduki pula.
Sasaran utama serangan Jepang ke Indonesia ialah Pulau Jawa yang merupakan kedudukan pemerintah pusat Hindia Belanda. Untuk menghadapi serangan itu, Amerika, Inggris, belanda dan Australia membentuk pasukan gabungan yang disebut America, British, Dutch, Australia Command (ABDACOM). Pasukan gabungan ini dihancurkan Jepang dalam pertempuran di Laut Jawa. Sesudah itu, pada tanggal 1 Maret 1942 pasukan Jepang mendarat di tiga tempat, antara lain di Eretan, dekat Indramayu. Dari Eretan mereka bergerak menduduki lapangan terbang Kalijati, dekat Subang dan mengancam kota Bandung.
Jepang mengirim ultimatum agar Pemerintah Hindia Belanda menyerah. Jika ultimatum itu tidak ditaati, Bandung akan mereka bom. Pada waktu itu, bandung sudah dijadikan pusat pemerintahan dan pusat pertahanan Hindia Belanda. Ultimatum Jepang terpaksa dipenuhi Oleh belanda sebab pasukan mereka sudah hancur. Pada tanggal 8 Maret 1942 Pemerintah Hindia Belanda menyerah di Kalijati.
C.    Akhir Perang
Setelah pasukan gabungan Jerman-Italia dihancurkan di Afrika, pasukan Sekutu melancarkan serangan Italia. Pada bulan September 1943, Italia menyerah. Namun, pasukan jerman yang ada di Italia masih melanjutkan perang. Mereka baru menyerah pada awal Mei 1945.
Sementara itu, Sekutu menyiapka pasukan gabungan di Inggris untuk melakukan operasi menyeberangi Selat kanal. Operasi itu disebut Operasi Overlord dan merupakan operasi gabungan terbesar yang dilancarkan Sekutu selama Perang Dunia II. Operasi ini dipimpi oleh Jenderal Eisenhower. Tidak kurang dari dua juta manusia dilibatkan dalam operasi ini.

Pasukan Sekutu mendarat di Normandia
Pasukan Sekutu mendarat di Normandia pada tanggal 6 Juni 1944. Dari Normandia mereka bergerak menuju Prancis yang berhasil dibebaskan pada bulan September 1944. Sesduah itu, serangan langsung ditujukan ke Jerman. Ribuan pesawat terbang Sekutu menghujani bangunan-bangunan penting militer dan pabrik senjata Jerman.

Dalam usaha menduduki wilayah jerman, terjadi persaingan antara pasukan Amerika Serikat dan Rusia. Pasukan Rusia yang bergerak dari arah timur lebih dahulu memasuki berlin. Pada tanggal 17 April 1945, pasukan Amerika Serikat dan Rusia bertemu di tepi Sungai Elbe.Kehancuran Jerman tidak dapat dicegah lagi. Pada tanggal 30 April 1945 Hitler bunuh diri dan pada tanggal 7 Mei 1945 Jerman Menyerah. Dengan demikian, berakhirlah Perang Dunia II di Eropa.
Sementara itu, perang Asia dan Pasifik mendekati sat-saat akhir. Sejak pertengahan tahun 1942, pasukan Jepang mulai mengalami kekalahan dalam berbagai pertempuran. Pasukan Sekutu di bawah pimpinan Jenderal MacArthur dan Laksamana Nimita melakukan melakukan taktik leap frogging (lompat katak). Dalam taktik ini pasukan Sekutu bergerak dari pulau ke pulau. Pertahaanan Jepang yang kuat mereka lewati. Tujuannya ialah menduduki Filipina yang akan dijadikan batu loncatan untuk langsung menyerang negeri Jepang. Filipina direbut Sekutu pada akhir tahun 1944. Dari Filipina Sekutu bergerak menuju negeri Jepang.


Gambar kiri ke kanan (Hiroshima dan Nagasaki)
Pertempuran sengit berkobar di Pulau Iwojima dan Okinawa. Sesudah kedua tempat itu diduduki, Sekutu melancarkan serangan udara ke negeri jepang. Pada tanggal 6 Agustus 1945 bom atom dijatuhkan di kota Hiroshima dan tiga hari kemudia di Nagasaki. Bom "Little boy' dan 'Fat Man' yang dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki cukup berbeda satu sama lain. AS menggunakan bom ini untuk mengetahui potensi masing-masing. Little Boy didasarkan pada bom yang diperkaya Uranium -235 dan Fat Man Plutonium-239
Korban yang diakibatkan oleh bom atom itu sangat hebat. Kota Hiroshima dan Nagasaki hancur. Puluhan ribu manusia tewas dan masih hidup menderita cacat akibbat terkena radiasi. Sementara itu, pada tanggal 8 Agustus 1946, Rusia mengumumkan perang terhadap Jepang. Akibatnya, kedudukan jepang terjepit. Pada tanggal 14 Agustus 1945, Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu. Dengan penyerahan Jepang itu, berakhirlah Perang Dunia II secara keseluruhan.

D.   Akibat Perang Dunia II
Sesudah Perang Dunia II berakhir, wilayah Jerman dibagi atas beberapa daerah pendudukan. Bagian timur diduduki oleh Rusia, sedangkan bagian barat diduduki oleh Amerika Serikat, Inggris dan Prancis. Kota Berlin pun dibagi menjadi bagian timur dan bagia barat. Angkatan perang Jerman dilucuti. Jerman diharuskan pula membayar kerugian perang.
Kepulauan Jepang ditempatkan di bawah kekuasaan pasukan pendudukan AS. Jepang diharuskan pula membayar kerugian perang dan memerdekakan daerah-daerah yang direbutnya selama perang. Selain harus membayar kerugian perang, Italia diharuskan pula menyerahkan semua jajahannya di Afrika kepada Inggris.
Perang Dunia II menimbulkan kerugian yang sangat besar. Jutaan jiwa manusia melayang. Kota-kota hancur, apalagi Hiroshima dan Nagasaki yang dijatuhi bom atom. Perekonomian rusak dan perindustrian lumpuh. Dibidang politik, AS dan Rusia menjadi kekuatan raksasa. Antara kedua negara ini terjadi persaingan untuk merebut pengaruh yang mengakibatkan terjadinya Perang Dingin.
Perang Dunia II menyadarkan para pemimpin Sekutu untuk membentuk organisasi yang betul-betul dapat memelihara perdamaian dunia. Untuk itu, mereka mengadakan serangkaian pertemuan. Tiga tokoh yang besar peranannya ialah Presiden AS, Roosevelt, Perdanan Menteri Inggris, Churchill dan Perdana Menteri Rusia, Stalin. Pertemuan pertama diadakan pada tahun 1942 dan menghasilkan Atlantic Charter.

Isi Atlantic Charter yang penting adalah pernyataan bahwa tiap-tiap bangsa bebas untuk menentukan nasib sendiri. Dengan dasar Atlantic Charter itu diadakan lagi beberapa kali pertemuan, antara lain di Teheran. Pada tanggal 26 Juni 1945 diadakan pertemuan di San Fransisco yang dihadiri oleh wakil-wakil dari 50 negara. Akhirnya, pada tanggal 26 Oktobber 1945 terbentuklah United Nations Organisation (Perserikatan bangsa-Bangsa atau PBB).
Perang Dunia II berpengaruh terhadap perjuangan bangsa Indonesia, para pemimpin Indonesia memanfaatkan organisasi-organisasi yang didirikan Jepang sebagai alat untuk memperjuangkan kemerdekaan. Pemuda-pemuda Indonesia memperoleh pengalaman kemiliteran dalam kesatuan-kesatuan heiho, Pembela Tanah Air (Peta) dan Giyugun. Sesudah Jepang menyerah kepada Sekutu, di Indonesia terjadi kekosongan kekuasaan. Keadaan itu dimanfaatkan oleh pemimpin-pemimpin Indonesia untuk memproklamasikan kemerdekaan.

No comments:

Post a Comment

PEMBANTAIAN MASSAL DI PABRIK GULA REJOSARI

Pada pukul 03:00 dini hari tanggal 18 September 1948, tangsi Polisi Gorang Gareng diserang beribu-ribu laskar FDR/PKI. Mereka membawa senj...